Rabu, 15 November 2017

SARANA PRASARANA

 RUANG BELAJAR MENGAJAR



BALAI PENGAJIAN


MUSHALLA


TEMPAT WUDHU DAN KAMAR MANDI


Minggu, 05 November 2017

ADAB DAN KESALAHAN ZIARAH KIBUR

MUHADHOROH SEBAGAI SARANA PELATIHAN PUBLIC SPEAKING




Kegiatan Muhadhoroh merupakan kegiatan rutin santriwan/ti di Madrasah Diniyah Takmiliyah Miftahul Falah. Kegiatan Rutin ini dilakukan setiap Hari Sabtu dari mulai jam 14.30 Hingga Selesai, Minggu ke 3 dan ke 4 setipa bulannya.

Banyak hal yang bisa dipetik dari kegiatan Muhadhoroh ini sebagai sarana pelatihan untuk pembekalan santriwan/ti dalam keterampilan "Publick Speaking". 

Dalam sebuah pernyataan, dikenal sebuah istilah yang mengatakan bahwa kemampuan berbicara di depan umum tidaklah dimiliki setiap orang, karena kemampuan ini berkaitan erat dengan citra pribadi. Biasanya orang yang memiliki kemampuan ini sering berperan manjadi "pemimpin". dalam hal ini Madrasah Diniyah Takmiliyah Miftahul Falah mencoba merespon hal tersebut dengan mengadakan sebuah kegiatan dimana setiap santri bisa belajar, berlatih, dan membiasakan diri untuk tampil atau berbicara didepan umum. 

Muhadharah sering diartikan sebagai kegiatan latihan pidato semata. Namun di Madrasah Diniyah Takmiliyah Miftahul Falah, kegiatan muhadhoroh dikembangkan menjadi beberapa hal yang lebih spesifik dan aplikatif dalam mempersiapkan para santriwan/santriwati ketika kelak terjun dimasyarakat. Hal ini bisa dilihat dari isi kegiatan dalam muhadhoroh yang beragam dan terperinci.

Setiap pelaksanaan muhadhoroh, seorang Santri dituntut untuk bisa menguasai podium dan tidak mempermalukan dirinya sendiri didepan para audiens yang hadir menyaksikan. maka secara otomatis Santri yang mendapatkan tugas menjadi pengisi acara akan dengan sungguh-sungguh menyiapkan materi dan mentalnya. Walaupun dengan bermacam kegiatan lain yang juga dituntut untuk diselesaikan. Adapun Santri yang bertugas menjadi audiens bisa belajar memberikan pendapat dan tanggapan seputar materi yang disampaikan oleh rekan Santrinya.

Public Speaking merupakan sebuah rumpun keluarga Ilmu Komunikasi (Retorika) yang mencakup berdiskusi, berdebat, pidato, memimpin rapat, moderator, MC, dan presenter serta kemampuan seseorang untuk dapat berbicara di depan publik, kelompok maupun perseorangan yang perlu menggunakan strategi dan teknik berbicara yang tepat.

Karena sifatnya yang dinamis, maka Public Speaking juga dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas yang sangat dekat dengan asosiasi kata perubahan (change). Melalui Public Speaking, kita dapat mengetahui pola pemikiran dari seseorang, mengetahui gagasan masa depan seseorang, dan ide-ide luar biasanya. Kita juga dapat mengetahui perubahan seperti apa yang digagas atau direncanakan seseorang.

Kemampuan seseorang dalam melakukan public speaking dapat ditingkatkan melalui latihan didepan orang banyak. Secara paralel, seorang public speaker pun perlu meningkatkan skill public speakingnya, dengan membangun pemahaman dan keterampilan public speaking dan terus memperbaiki teknik berbicara, meliputi persiapan dan penyampaian.

Pada akhirnya kita bisa menyatakan bahwa kegiatan muhadhoroh tidak hanya bermanfaat dalam kegiatan Madrasah saja. Muhadhoroh juga bisa membantu mewujudkan membentuk karakter santri yang berani, tegas, menghargai pendapat orang lain, tanggap terhadap perubahan dan bekerja dibawah tekanan. Manusia adalah makhluk pembelajar dan pihak Madrasah sangat berharap Santri yang memiliki keterampilan atau mengikuti kegiatan muhadharah dengan baik, akan menjadi modal awal baginya untuk terjun ke masyarakat, baik sebagai Mahasiswa/Mahasiswi bagi yang melanjutkan studinya ke Perguruan Tinggi, maupun masyarakat yang sesungguhnya. Apabila keberanian dan kemampuan yang dijalankan lewat kegiatan muhadhoroh ini dikembangkan dengan baik, maka akan semakin mendorong seorang santri untuk bisa mewujudkan cita-cita agungnya, yaitu menjadi Santri yang bangga akan kesantriannya dan menjadi Santri yang kesantriannya pantas untuk dibanggakan.